Kereta Api Lodaya

Hari ini, 20 Juli 2025, saya duduk di kereta api Lodaya dengan tujuan awal Stasiun Bandung dan tujuan akhir Stasiun Solo Balapan. Saya pergi dari Stasiun Kiaracondong akan akan turun di Stasiun Tasikmalaya.

Saya pergi bersama adik dan mamah dengan tujuan mengunjungi saudara yang menikah. Kereta api Lodaya ini adalah kereta new generation. Saya membeli tiket ekonomi premium di gerbang 1 dekat restorasi. Pintunya ada tombol untuk membuka, kita cukup menekannya saja dan akan tertutup otomatis. Berikut penampakan toilet wanitanya, sudah lengkap dengan footwasher dan baby care desk

Bandung, Kota Kelahiranku

Bandung, kota kelahiranku, 41 tahun lalu. Kota di mana aku dibesarkan, bersekolah, sampai aku mencari nafkah di masa sekarang. Betapapun jauhnya aku pergi, aku selalu kembali ke sini. Bangunan yang biasa aku lewati, sekarang tampak berbeda sejak kutahu kisah sejarah dan kenangan tentang tempat tersebut. Sepanjang Jalan Asia Afrika dan sekitarnya, aku bisa melihat berbagai bangunan yang berdiri tinggi menjulang. Berbagai peristiwa menjadi jejak langkah perjuangan para pahlawan dan tokoh penting dalam sejarah Indonesia, termasuk Bandung. Dulu saat aku melewati berbagai bangunan ini, rasa biasa kurasakan, tetapi kini semakin banyak tahu mengenai Bandung, semakin banyak pula yang aku tidak tahu. Alasan inilah yang membuat aku selalu rindu kota kelahiranku, Bandung. Kota yang takkan kulupa sepanjang hidupku.

Tulisan ini hasil refleksi kegiatan yang dilakukan bersama ori.tellyourstories Minggu, 18 Mei 2025